Selasa, 12 September 2023

MODUL AJAR KLS V (Lima)

 

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia

AKU YANG UNIK   

 

A.    INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun

 

: EDYTORIAL S.Pd

Instansi/Sekolah

: SD Negeri 174/III Sungai Asam

Jenjang / Kelas

: SD / V ( Lima )

Alokasi Waktu

: 10 X 35 Menit 

Tahun Pelajaran

: 2022 / 2023

A.    KOMPONEN INTI

Capaian Pembelajaran Fase C

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

Fase C Berdasarkan Elemen

Menyimak

Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar) dan audio.

 

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan  indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.  

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai dengan norma budaya; menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

 

Menulis

Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan, dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi; menjelaskan hubungan kausalitas, serta menuangkan hasil pengamatan untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata secara kreatif.

 

Tujuan Pembelajaran

Bab ini akan mengajarkan untuk menjadi peserta didik yang percaya diri dalam mengenal karakter unik yang kalian miliki, menghargai karakter unik teman kalian, serta menunjukkan integritas dan berakhlak baik dalam lingkungan belajar dan sosial melalui berbagai kegiatan bersama.

Profil Pancasila

·     Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia

·     Berkebhinekaan Global

·     Mandiri

·     Bernalar

·     Kritis

·     Kreatif

Kata kunci

·     Kosakata: kata sifat

·     Sinonim dan antonim

·     Makna awalan pe

·     Kalimat majemuk setara

·     Teks deskripsi

 

Target Peserta Didik :

Peserta didik Reguler

 

Jumlah Siswa :

23 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa sedikit atau lebih banyak)

 

Assesmen :  

Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran

-        Asesmen individu 

-        Asesmen kelompok 

 

Jenis Assesmen :  

·       Presentasi

·       Produk

·       Tertulis

·       Unjuk Kerja

·       Tertulis

 

Model Pembelajaran

·       Tatap muka

 

Ketersediaan Materi :

·       Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:

YA/TIDAK

·       Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami konsep:

YA/TIDAK 

 

Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan peserta didik :

·       Individu

·       Berkelompok (Lebih dari dua orang)

 

Metode dan Model Pembelajaran :

Keteladanan, Diskusi, Presentasi

 

Media Pembelajaran

·       Buku Siswa

·       Alat tulis dan alat warna

·       Buku-buku bacaan

·       Internet

·       Film: Petualangan Sherina, Laskar Pelangi

·       Lagu: Kembali ke Sekolah (OST Sherina), Sahabat Kecil (OST Laskar Pelangi)

 

Materi Pembelajaran

Aku yang Unik

·       Berbicara dalam interaksi sosial

·       Menulis puisi

·       Membaca teks dan menjawab pertanyaan terkait isi teks

·       Berdiskusi

·       Menyimak

·       Membaca kosakata baru tentang kata sifat

·       Membaca dan latihan

·       Membaca teks dan menjawab pertanyaan terkait isi teks

·       jurnal membaca

·       Latihan

·       Berdiskusi/ Presentasi

·       Menulis

 

Sumber Belajar :

1. Sumber Utama

·       Buku Bahasa Indonesia kelas V SD

·       Kamus

 

2. Sumber Alternatif

Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.

 

 

Persiapan Pembelajaran :

a.    Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia

b.    Memastikan kondisi kelas kondusif

c.     Mempersiapkan bahan tayang

d.    Mempersiapkan lembar kerja siswa

 

Panduan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran

 

·       Guru menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks yang dibacakan. Menjelaskan makna tulisan dan gambar pendukung.


 


·       Mengenali dan mengeja kata-kata baru berdasarkan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf yang sering ditemui. 

·       Menemukan informasi pada kamus yang sesuai jenjangnya.

·       Membandingkan objek atau keadaan berdasarkan pemahamannya terhadap tulisan dan gambar dalam teks naratif dan informasional yang sesuai jenjangnya.

·       Menyampaikan pendapat terhadap teks naratif yang sesuai jenjangnya. Menyampaikan pendapat terhadap informasi pada teks informasional yang sesuai jenjangnya.

Sifat apakah yang dimiliki seorang teman yang baik?

 

·       Penyebab terjadinya suatu masalah atau kejadian, hubungan sebab akibat yang lebih kompleks, pengategorian (persamaan dan perbedaan kelompok orang, tempat, dan kejadian). Elaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.

·       Berbicara dengan volume yang tepat dan jelas sehingga dipahami oleh lawan bicara.

 

·       Menulis sebuah topik dengan struktur deskripsi, dengan bantuan pendukung visual, untuk beragam tujuan.

·       Terampil dan terbiasa menulis indah.

·       Menulis kalimat sederhana dan kalimat majemuk setara. 

                                    

Kegiatan Pembuka

·       Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

·       Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta didik.

·       Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.

·       Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.

·       Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.

 

Kegiatan Inti

 


Berbicara dengan volume yang tepat dan jelas sehingga dipahami oleh lawan bicara.

Untuk memulai kegiatan pertama di kelas lima, Bapak/Ibu Guru dapat memutarkan lagu atau menyanyikan bersama lagu “Kembali ke Sekolah” bersama para peserta didik di kelas bahasa. Jika ini kali pertama para  peserta didik mendengarkan lagu ini, sediakan waktu 5 menit untuk berlatih menyanyikan lagu ini di beberapa minggu pertama belajar.


Lagu “Kembali ke Sekolah”

Oleh Sherina

 

Senang, riang, hari yang kunantikan

Kusambut, ‘Hai’ pagi yang cerah

Matahari pun bersinar terang

Menemaniku pergi sekolah

 

Senang, riang, hari yang kuimpikan

Jumpa lagi kawanku semua

Selamat pagi, guruku tersayang

‘Ku siap mengejar cita-cita

 

Dengarlah lonceng berbunyi

Kawan segeralah berlari

Siapkanlah dirimu

Dalam mencari ilmu

 

Waktu cepat berganti

Hingga lonceng terdengar lagi

Semua pun bersorak dengan riang

 

Senang, riang, masa depan ‘kan datang

Capai ilmu setinggi awan

Hingga nanti aku telah dewasa

Dunia ‘kan tersenyum bahagia

 

https://lirik.id/lyric/kembali-ke-sekolah-sherina

Tip Pembelajaran :

-        Permainan sebelum perkenalan: seluruh peserta didik berdiri acak dalam lingkaran besar, lalu diminta berbaris urut berdasarkan tanggal/bulan lahir, inisial nama depan, urutan lahir di rumah, nomor rumah, nomor sepatu, dan sebagainya. Kegiatan dilakukan tanpa suara dan peserta didik hanya dapat berkomunikasi lewat gerak tangan.

-        Giliran berbicara/presentasi dapat dilakukan berdasarkan tanggal/bulan lahir atau inisial nama depan.

-        Guru dapat meminta peserta didik menambahkan berbicara tentang satu hal lainnya: pengalaman tak terlupakan sewaktu libur sekolah, harapan di kelas lima, hal yang paling dirindukan dari sekolah, dll.

-        Guru dapat meminta peserta didik yang presentasi menjawab tiga pertanyaan dari teman-teman yang mendengarkan.

 

 


·       Terampil dan terbiasa menulis indah.

Inisial nama yang digunakan untuk membuat puisi akrostik dapat dipilih dari nama depan atau nama panggilan anak.

Petunjuk untuk membuat kalimat puisi singkat:

·       sifat

·       cita-cita

·       hobi/kegemaran

·       asal daerah/suku Hal lainnya yang menggambarkan jati diri anak.

Tip Pembelajaran

·       Guru dapat memberikan contoh lain dengan membuat puisi akrostik dari nama sendiri.

·       Guru dapat membantu menyediakan alat mewarnai dan alat menempel puisi di dinding/papan.

·       Setelah selesai, peserta didik dapat berkeliling kelas untuk membaca hasil karya temannya.

·       Di akhir kegiatan, guru mengajak siswa melakukan refleksi. Dengan membaca akrostik, peserta didik dapat mengingat keunikan dan kesukaan teman-temannya.

 


Membandingkan objek berdasarkan pemahamannya terhadap tulisan informasional yang sesuai jenjangnya.


 

 


Pengategorian (persamaan dan perbedaan kelompok orang, tempat, dan kejadian). Elaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.


 


Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks yang dibacakan. Menjelaskan makna tulisan dan gambar pendukung.


Inspirasi Kegiatan

    Bagi pembaca mula: Berikan pertanyaan yang mudah atau yang memiliki jawaban singkat yang tertera pada ilustrasi/teks.

    Bagi pembaca tengah: Berikan pertanyaan yang memerlukan analisis perbandingan: persamaan dan perbedaan dari tokoh cerita.

    Bagi pembaca mahir: Berikan pertanyaan yang memerlukan opini pribadi dan mengambil kesimpulan dari kegiatan tentang pengenalan diri.

Tip Pembelajaran

    Guru dapat memperkenalkan Diagram Venn sebagai peta berpikir peserta didik dalam menuliskan persamaan dan perbedaan antara tokoh Rana dan Rani. Jawaban atas persamaan dan perbedaan dari si Kembar dapat berkembang selain dari jawaban di bawah. Misalnya: Mereka lahir di tanggal yang sama dari ayah dan ibu yang sama.


 

    Guru memberikan penjelasan tentang pengenalan diri. “Saat kita berada pada lingkungan baru dan akan menjadi bagian dari komunitas tersebut, penting bagi kita untuk mengenalkan diri agar kita dapat saling mengenal satu sama lain. Mengenalkan diri juga dapat menjadi awal dari menjalin komunikasi. Apa yang sebaiknya kita informasikan? Kenalkan nama, hobi, dan juga hal umum lainnya yang kalian ingin teman kalian ketahui. Berbicaralah dengan jelas dan tunjukkan sikap ramah. Jangan lupa untuk menyimak informasi perkenalan dari teman kalian.”

 


Menemukan informasi pada kamus yang sesuai jenjangnya.


Hubungan sebab akibat yang lebih kompleks. Elaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.




Menemukan informasi pada kamus yang sesuai jenjangnya.


Tip Pembelajaran

-        Guru menyediakan kamus di depan kelas. Akan sangat baik jika  memiliki kamus sejumlah 10–15 yang memungkinkan peserta didik bekerja berpasangan atau dalam kelompok kecil nantinya. 

-        Guru dapat menugaskan setiap anak untuk terlebih dahulu menuliskan definisi dan contoh dari satu kata sifat sesuai yang diketahui. Misalnya: “Optimistis adalah sikap selalu yakin bahwa semua akan baik-baik saja. Anak yang optimistis adalah anak yang berani mencoba dan tidak takut gagal.” Kelima belas sifat tersebut dapat dibahas sebelum peserta didik melanjutkan dengan diskusi.

-        Guru menjelaskan definisi kamus dan kegunaannya.

-        Pada latihan tentang penggunaan kamus, guru dapat melakukan  permainan. Misalnya: meminta peserta didik adu cepat menemukan kata tertentu dalam kamus (di mana letak kata …..), meminta peserta didik mengurutkan kata (urutkan sesuai letaknya di kamus kata-kata berikut: kami, kita, kina, kari), meminta peserta didik menyebutkan kata yang berada di antara kata tertentu (apa sajakah kata yang berada di antara beli–besi?)

-        - Saat membahas penggunaan kamus digital, peserta didik diminta untuk mengetikkan kata, dan kamus digital akan langsung menunjukkan letak kata. Tidak diperlukan untuk mereka letak kata pada kamus digital.




Jawaban Kosakata

1. Cerdas: pintar, tajam pikiran

2. Cerdik: panjang akal; banyak ide

3. Jeli: awas; tajam (tentang penglihatan)

4. Jenaka: membangkitkan tawa; kocak; lucu; menggelikan

5. Jujur: lurus hati; tidak berbohong; tidak curang

6. Komunikatif: mudah dipahami, mudah dihubungi

7. Kreatif: memiliki daya cipta

8. Lincah: selalu bergerak; tidak dapat diam

9. Mandiri: dalam keadaan dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pada orang lain

10. Optimistis: selalu memiliki harapan baik dalam segala hal

11. Rajin: giat, selalu berusaha

12. Ramah: baik tutur kata dan sikapnya

13. Rapi: baik, teratur, dan bersih; apik

14. Sederhana: bersahaja; tidak berlebih-lebihan

15. Sopan: baik dalam tutur kata dan tingkah laku

 

Kalimat silakan disesuaikan -> dapat dijadikan

PR.

Jawaban Teka-Teki Silang

 

Mendatar

2. jujur

5. ramah

7. mandiri

9.  sopan

13. cerdik

14. sederhana

15. rapi

 

Menurun

1. kreatif

3.  komunikatif

4.  optimistis

6.   rajin

8.   lincah

10. jenaka

11. jeli

 


Mengenali dan mengeja kata-kata baru berdasarkan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf yang sering ditemui.


Membandingkan objek berdasarkan pemahamannya terhadap tulisan naratif yang sesuai jenjangnya.



Kesalahan Umum

       Pastikan peserta didik dapat melebur kata yang mendapat imbuhan pe- dengan tepat.

       pe- menjadi pen- pada seluruh kata berawalan d, dan sebagian kata berawalan t, seperti penolong, penipu, tapi bukan pada petinju, petarung, petani (profesi).

Tip Pembelajaran

       Guru dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan dasar terkait isi teks seperti: apa judul ceritanya, siapa nama tokoh utama? Di mana mereka tinggal? Apa kegemaran tokoh utama?

       Saat mengerjakan latihan mengidentifikasi sifat Darman dan Darmin, minta peserta didik untuk menandai kalimat atau paragraf tempat petunjuk ditemukan.

       Guru dapat meminta peserta didik untuk melihat kembali kosakata sifat di kegiatan sebelumnya sebagai rujukan. Saat ada peserta didik bertanya apakah lawan dari sifat ….., guru dapat menulis di papan: lawan kata.

Inspirasi Kegiatan

       Bagi pembaca mula: Berikan pertanyaan yang mudah atau yang memiliki jawaban singkat yang tertera pada ilustrasi/teks.

       Bagi pembaca tengah: Berikan pertanyaan yang memerlukan analisis perbandingan: persamaan dan perbedaan dari tokoh cerita.

       Bagi pembaca mahir: Berikan pertanyaan yang memerlukan opini pribadi dan mengambil kesimpulan dari identifikasi sifat-sifat.

 


Menemukan informasi pada kamus yang sesuai jenjangnya.

Kunci Jawaban

Sinonim (persamaan kata)

1. Pembohong - pembual

2. Alim - soleh

3. Rapi - apik

4. Nakal - badung

5. Cermat - teliti

6. Supel - luwes

7. Pemarah - penggerutu

8. Rajin - giat

9. Lucu - jenaka

10. Angkuh - sombong

 

Sifat baik yang perlu ditiru: alim, rapi, cermat, supel, rajin, lucu.

Sifat buruk yang perlu dihindari: pembohong, nakal, pemarah, angkuh.


Kunci Jawaban

Antonim (lawan kata)

1. Hemat >< boros

2. Pemberani >< penakut

3. Pendiam >< cerewet

4. Rajin >< malas

5. Optimistis >< pesimistis

6. Baik >< nakal

7. Ramah >< kaku

8. Jujur >< pembohong

9. Pemaaf >< pendendam

10. Penyabar >< pemarah


Kunci Jawaban

Isian:

1. Pemarah

2. Pendiam

3. Pemaaf

4. Pemberani

5. Rajin

6. Irit

7. Pembohong

8. Baik

9. Ramah

10. Optimistis


 

Menyampaikan pendapat terhadap teks naratif yang sesuai jenjangnya.


Tip Pembelajaran

Guru dapat membicarakan tentang kegiatan jurnal membaca bersama para peserta didik. Misalkan: minimal 1 jurnal membaca dalam 6 minggu (satu bahasan bab belajar).

Guru dapat meminta peserta didik menuliskan jurnal membacanya pada buku tulis latihan Bahasa Indonesia, buku tulis khusus jurnal membaca (bisa meneruskan dari kelas sebelumnya), atau mengetikkan pada komputer.

Jika memungkinkan, peserta didik dapat mencari sumber bacaan yang sesuai dengan tema bab atau contoh pada jurnal membaca.

Buku bacaan disesuaikan dengan panduan teks kelas lima. Untuk yang pemula atau mahir dapat disesuaikan.

 

Menulis kalimat sederhana dan kalimat majemuk setara.



Tip Pembelajaran

- Sebelum diminta menggabung kalimat pada latihan 1, tanyakan kepada peserta didik apakah hubungan kalimat sejalan, berlawanan, atau merupakan sebab akibat.

 

Jawaban Latihan 1

1. Rani rajin berlatih sehingga memenangi lomba. -> sebab akibat

2. Edo anak yang pendiam, sedangkan Edi anak yang supel. -> pertentangan

3. Radi menyukai sepak bola dan bulu tangkis. -> sejalan

4. Siska pandai berhitung, namun tidak pandai melukis. -> berlawanan

5. Beta berambut panjang dan ikal. -> sejalan

 

- Peserta  didik dapat diminta memecah kalimat pada soal latihan 2, dan diminta menebak jenis kalimat majemuk setara dari kalimat tersebut.

Jawaban Latihan 2

1. namun

2. dan

3. atau

4. karena

5. sehingga

Kesalahan Umum

Ingatkan peserta didik untuk kalimat majemuk sejalan dan berlawanan, kalimat pertama dan kedua dapat diputar tempat. Untuk kalimat majemuk sebab akibat:

Kalimat sebab sehingga kalimat akibat.

Kalimat akibat karena kalimat sebab.

 

 

 

Penyebab terjadinya suatu masalah atau kejadian, pengategorian (persamaan dan perbedaan kelompok orang, tempat, dan kejadian).

Elaborasi perasaan diri sendiri dan orang lain.


Tip Pembelajaran

1.     Ajarkan peserta didik untuk menggunakan pertanyaan panduan  sebagai petunjuk alur berbicara. Peserta  didik dapat menggunakan kalimat majemuk sebagai variasi kalimat. 

2.     Contoh: Namaku Tina. Aku memiliki seorang sahabat bernama Lila. Aku senang bersahabat dengannya karena kami suka melakukan banyak hal bersama. Aku dan Lila sama-sama suka membaca buku. Aku dan Lila suka matematika. Aku pendiam, tetapi Lila periang. Lila tinggal di sebelah rumahku sehingga kami sering pergi ke sekolah bersama. Kami juga sering bermain di taman depan rumah.

 

Menulis sebuah topik dengan struktur deskripsi, dengan bantuan pendukung visual, untuk beragam tujuan



Tip Pembelajaran

1.     Peserta didik menggunakan informasi dari kolom sebelah kiri untuk mengisi kolom sebelah kanan.

2.     Peserta didik membaca kembali jawaban untuk memastikan ketepatan isian.

 

Inspirasi Kegiatan

-        Peserta didik diberi kebebasan untuk memilih sahabat yang akan dituliskan pada kegiatan ini (bisa teman sekelas, tetangga, anggota keluarga dan lainnya).

-        Peserta didik pemula dapat diminta meniru jenis teks sederhana pada contoh. Peserta didik menengah sampai mahir dapat diminta menulis dengan lebih bervariasi.

 

Jawaban

1. Lila

2. 11 tahun

3. panjang

4. bundar

5. kiri

6. periang

7. kreatif

8. sekolah

9. di kantin

10. Pergi ke taman bermain

Kegiatan Penutup

·       Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.

·       Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap materi

·       Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.

·       Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam terakhir)

 

Pelaksanaan Asesmen

Sikap

! Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya pada jurnal, baik sikap positif dan negatif.

! Melakukan penilaian antarteman.

! Mengamati refleksi peserta didik.

 

Pengetahuan

& Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis

 

Keterampilan

:  Presentasi

:  Proyek

:  Portofolio

 

Pengayaan dan Remedial

Pengayaan:

&   Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai capaian pembelajaran (CP).

&   Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.

&   Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan atau pendalaman materi

 

Remedial

&  Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP) belum tuntas.

&  Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas.

&  Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.

 

Kriteria Penilaian :

·       Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok.

·       Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100 

 

Penilaian :

Tabel Instrumen Penilaian untuk Kemampuan Penggunaan Struktur Bahasa

Semua tanda baca digunakan dengan  benar dalam tulisan dan menambahkan  kalimat lain atas inisiatif sendiri

(Nilai = 4) Sangat Baik

Sebagian besar tanda baca digunakan  dengan benar dalam tulisan

(Nilai = 3) Baik

Sebagian tanda baca dalam tulisan benar

(Nilai = 2) Cukup

Tidak menggunakan tanda baca yang tepat dalam tulisan

(Nilai = 1) Kurang

Peserta didik dengan nilai 4 akan mendapatkan kegiatan pengayaan.

 

 

Peserta didik dengan nilai 1 akan mendapatkan kegiatan perancah.

 

Nilai:  1: Kurang  2: Cukup  3: Baik  4: Sangat Baik

 

Tabel Instrumen Penilaian untuk Kemampuan Lainnya

Skor

Kosa kata

Struktur Bahasa (Tanda Baca)

Pemahaman Bacaan

1

Sedikit atau belum bisa melafalkan teks dengan fasih

Tidak menggunakan tanda baca yang tepat dalam tulisan

Tidak bisa menjawab pertanyaan tentang bacaan

2

Melafalkan teks dengan fasih, tidak yakin dengan artinya

Sebagian tanda baca dalam tulisan benar sebagian salah

Menjawab sebagian pertanyaan bacaan dengan benar

3

Melafalkan sebagian besar teks dengan fasih

Semua tanda baca digunakan dengan benar dalam tulisan

Menjawab semua pertanyaan bacaan dengan benar

4

Melafalkannya seluruh teks dengan fasih, mampu menggunakannya dalam kalimat

Semua tanda baca digunakan dengan benar dalam tulisan dan menambahkan kalimat lain atas inisiatif sendiri

Menjawab semua pertanyaan bacaan dengan benar dan memberikan pendapat tentang bacaan atas inisiatif sendiri

 

Tabel  Rubrik Asesmen Berbicara

Kriteria Penilaian

Amat Baik (Nilai=4)

Baik (Nilai=3)

Cukup (Nilai=2)

Kurang (Nilai=1)

Isi

Keseluruhan isi

pembicaraan

sesuai dengan

topik, tujuan

berbicara, dan

instruksi soal.

Hampir seluruh

isi pembicaraan

sesuai dengan

topik, tujuan

berbicara,  dan

instruksi soal.

Sebagian isi

pembicaraan

sesuai dengan

topik, tujuan

berbicara, dan

instruksi soal.

Isi pembicaraan

tidak sesuai

dengan topik,

tujuan berbicara,

dan instruksi

soal. Presentasi/

Berbicara tidak

selesai.

Ketepatan bahasa

Seluruh tata

bahasa, pilihan

kosakata, dan

ungkapan yang

digunakan

sudah tepat dan

bervariasi.

Sebagian besar

tata bahasa,

pilihan kosakata,

dan ungkapan

yang digunakan

sudah tepat.

Terdapat

beberapa

kesalahan,

tetapi tidak

membingungkan

pendengar.

Sebagian tata

bahasa, pilihan

kosakata, dan

ungkapan yang

digunakan sudah

tepat, meskipun

tidak bervariasi.

Terdapat beberapa

kesalahan yang

membingungkan

pendengar.

Sebagian besar

tata bahasa,

pilihan kosakata,

dan ungkapan

yang digunakan

tidak tepat.

Terdapat banyak

kesalahan yang

membingungkan

pendengar.

Kefasihan

Berbahasa

Seluruh teks

dilafalkan

dengan sangat

baik dan

lancar. Dapat

dimengerti oleh

pendengar.

Sebagian besar

teks dilafalkan

dengan baik dan

lancar. Dapat

dimengerti oleh

pendengar.

Sebagian besar

teks dilafalkan

dengan baik,

meskipun kadang

kurang lancar.

Dapat dimengerti

oleh pendengar.

Teks tidak

dilafalkan dengan

baik dan  sering

kurang lancar. Sulit

dimengerti oleh

pendengar.

Ekspresi

dan Alat

Bantu

Penggunaan

ekspresi dan

alat bantu

sudah tepat.

Menunjang

penyampaian

pesan.

Penggunaan

ekspresi dan

alat bantu

sudah tepat.

Menunjang

penyampaian

pesan

Penggunaan

ekspresi dan alat

bantu kadang

tidak tepat.

Menunjang

sebagian

penyampaian

pesan.

Penggunaan

ekspresi dan

alat bantu tidak

tepat (tidak ada).

Menghambat

penyampaian

pesan.

 

Tabel Rubrik Asesmen Sumatif Menulis

Kriteria Penilaian

Amat Baik (Nilai=4)

Baik (Nilai=3)

Cukup (Nilai=2)

Kurang (Nilai=1)

Isi

Keseluruhan

isi tulisan

sesuai dengan

topik,  tujuan

penulisan, dan

instruksi soal.

Hampir seluruh

isi tulisan

sesuai dengan

topik, tujuan

penulisan, dan

instruksi soal.

Sebagian isi tulisan

sesuai dengan

topik, tujuan

penulisan, dan

instruksi soal.

Isi tulisan tidak

sesuai dengan

topik, tujuan

penulisan, dan

instruksi soal.

Tulisan tidak

selesai.

Organisasi

Organisasi

tulisan jelas

dan dapat

dimengerti

serta

menginspirasi

pembaca.

Organisasi

tulisan jelas

dan dapat

dimengerti

pembaca.

Organisasi tulisan

kurang jelas, tetapi

dapat dimengerti

pembaca.

Organisasi tulisan

tidak jelas dan

membingungkan

pembaca.

Variasi

Kalimat dan

Kosakata

Variasi kalimat

yang beragam

dan tepat.

Terdapat lebih

dari empat

kosakata baru

yang sesuai dan

memperkaya isi

tulisan.

Variasi kalimat

yang beragam

dan tepat.

Terdapat tiga

atau empat

kosakata baru

yang sesuai dan

memperkaya isi

tulisan.

Variasi kalimat

yang mulai

beragam, meski

kadang kurang

tepat. Terdapat

satu atau dua

kosakata baru

yang sesuai.

Variasi kalimat

yang tidak

beragam dan

tidak tepat. Tidak

ada penggunaan

kosakata baru.

Ejaan dan

Tanda Baca

Semua struktur

kalimat, ejaan,

dan tanda

baca dituliskan

dengan tepat. 

Hampir seluruh

kalimat, ejaan,

dan tanda

baca dituliskan

dengan tepat.

Sebagian kalimat,

ejaan, dan tanda

baca dituliskan

dengan tepat.

Sedikit kalimat,

ejaan, dan tanda

baca dituliskan

dengan tepat.

 

 

Refleksi pembelajaran:

 

No

Aku mampu

Sudah Bisa

Masih perlu belajar

1

Menggunakan kata sifat untuk mendeskripsikan sesuatu

 

 

2

Menyebutkan sinonim dan antonim suatu kata

 

 

3

Memberikan imbuhan pe- pada kata dengan tepat

 

 

4

Menulis kalimat majemuk setara

 

 

5

Menulis teks sederhana yang menggunakan kata sifat dan kalmat majemuk setara

 

 

 

Hal yang paling menyenangkan dari memperlajari bab ini adalah ………………………..

Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah ………………………………

 

 

 

Pemetaan Kemampuan Awal Peserta Didik

 

Tabel 1.2 Pemetaan Kemampuan Peserta Didik

No

Nama peserta didik

Memahami karakter utama cerita dan dapat mengidentifikasi perbedaan/persamaan dari tokoh pada cerita

Memahami sinonim dan antonim suatu kata sifat dan menggunakan- nya dalam kalimat

Berbicara untuk  mendeskripsikan seorang sahabat  menggunakan  kata sifat

Menulis teks sederhana  yang menggunakan kata sifat dan kalimat majemuk  setara

1

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

 

(Nilai diperoleh dari kumpulan asesmen formatif pada bab ini.)

 

Merefleksi Strategi Pembelajaran: Apa yang Sudah Baik dan Perlu Ditingkatkan

Tabel 1.3 Refleksi Strategi Pembelajaran Bab I

No

Pendekatan / strategi

Selalu

Kadang-kadang

Tidak pernah

1

Saya menyiapkan media dan alat peraga sebelum memulai pembelajaran.

 

 

 

2

Saya melakukan kegiatan pendahuluan dan mengajak peserta didik berdiskusi, membuat prediksi terhadap tema yang akan dibahas.

 

 

 

3

Saya meminta peserta didik mengamati gambar sampul atau ilustrasi cerita sebelum membacakan isi cerita.

 

 

 

4

Saya membahas tanggapan seluruh peserta didik dalam kegiatan berdiskusi.

 

 

 

5

Saya memberikan alternatif kegiatan pendampingan dan pengayaan sesuai dengan kompetensi peserta didik.

 

 

 

6

Saya memperhatikan reaksi peserta didik dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan rentang perhatian dan minat peserta didik.

 

 

 

7

Saya memilih dan menggunakan media dan alat peraga pembelajaran yang relevan di luar yang disarankan Buku Guru ini.

 

 

 

8

Saya memanfaatkan alat peraga dalam pembelajaran.

 

 

 

9

Saya mengumpulkan hasil pekerjaan peserta didik sebagai asesmen formatifnya.

 

 

 

10

Saya mengajak peserta didik melakukan refleksi pemahaman dan keterampilan mereka pada akhir pembelajaran Bab I.

 

 

 

 

Keberhasilan yang saya rasakan dalam mengajarkan bab ini:

.................................................................................................................

Kesulitan yang saya alami dan akan saya perbaiki untuk bab berikutnya:

.................................................................................................................

Kegiatan yang paling disukai peserta didik:

.................................................................................................................

Kegiatan yang paling sulit dilakukan peserta didik:

.................................................................................................................

Buku atau sumber lain yang saya temukan untuk mengajar bab ini:

.................................................................................................................

Strategi yang akan saya coba untuk proses pembelajaran yang akan datang adalah:

.................................................................................................................

 

 

A.    LAMPIRAN

Lembar Kerja :

Apakah kalian mempunyai keluarga atau teman yang bersaudara kembar? Apakah rupa mereka sama? Bagaimana cara kalian membedakan mereka?

Bacalah teks singkat di bawah ini tentang dua bersaudara Rana dan Rani.


Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

1. Siapakah saudara kembar pada teks di samping?

2. Apakah yang dimaksud dengan kembar identik?

3. Berapa lama jarak kelahiran si Kembar?

4. Jika kalian menjadi teman mereka, bagaimana kalian dapat membedakan keduanya?

5. Apa sajakah persamaan dan perbedaan pada si Kembar Rana dan Rani?

Gunakan Diagram Venn di bawah ini sebagai panduan penulisan jawaban.

Tuliskan persamaan keduanya pada daerah tengah diagram. Tuliskan perbedaan atau ciri khusus masing-masing pada bagian kiri dan kanan diagram.










Bahan Bacaan Peserta Didik :

Buku Bahasa Indonesia kelas V SD Kurikulum merdeka tahun 2023

Buku Bahasa indonesia lain yang relevan

Glosarium

akhiran: imbuhan yang ditambahkan pada bagian belakang kata dasar, misalnya  -an, -kan, dan -i; sufiks

akronim: singkatan yang berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian  lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar (misalnya ponsel telepon seluler, sembako sembilan bahan pokok, dan Kemendikbud Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)

alur konten capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang

alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik

angka: tanda atau lambang sebagai pengganti bilangan; nomor

antonim: kata yang berlawanan makna dengan kata lain:“buruk” adalah — dari  “baik”

aplikasi komputer: program komputer atau perangkat lunak yang didesain  untuk mengerjakan tugas tertentu

artikulasi: lafal, pengucapan kata

asesmen diagnosis: asesmen pada awal tahun ajaran untuk memetakan  kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat

asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan  oleh guru atau peserta didik dalam proses pembelajaran

asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi  keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir periode belajar

awalan: imbuhan yang dirangkaikan di depan kata; prefiks

bilangan: satuan jumlah

capaian pembelajaran: kemampuan pada akhir masa pembelajaran yang  diperoleh melalui serangkaian proses pembelajaran

cerita: tuturan atau karangan yang membentangkan bagaimana terjadinya  suatu hal (peristiwa, kejadian, dan sebagainya baik yang sungguh-sungguh terjadi maupun yang hanya rekaan belaka)

diskusi: bertukar pikiran mengenai suatu masalah

evaluasi: pengumpulan dan pengamatan dari berbagai macam bukti untuk  mengukur dampak dan efektivitas dari suatu objek, program, atau proses berkaitan dengan spesifikasi dan persyaratan pengguna yang telah ditetapkan sebelumnya

fiksi: cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya); khayalan; tidak berdasarkan kenyataan

gagasan: hasil pemikiran; ide

gaya bahasa: pemanfaatan atas kekayaan bahasa oleh seseorang dalam  bertutur atau menulis; pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu

grafik: penyajian informasi dalam bentuk gambar, bukan dalam bentuk teks

hiperbola: pengumpamaan yang bermaksud memberi penekanan pada suatu  pernyataan atau situasi dengan melebih-lebihkan sesuatu untuk memperhebat dan memperkuat kesan

huruf kapital : huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar daripada huruf biasa), biasanya digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri dan sebagainya, seperti A, B, H; huruf besar

ide pokok: pesan utama yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca tentang topik yang ditulis

identifikasi: penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya

iklan: pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum

ilustrasi: gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya

imbuhan: bubuhan (yang berupa awalan, sisipan, akhiran) pada kata dasar untuk membentuk kata baru; afiks

infografik: informasi yang disampaikan dalam bentuk grafik

intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar  memahami makna kalimat tersebut dengan benar

kalimat langsung: Kalimat yang diucapkan langsung oleh pembicara kepada  orang yang dituju.

kalimat majemuk: kalimat yang terjadi dari dua klausa atau lebih yang dipadukan  menjadi satu

kalimat majemuk setara: kalimat majemuk yang klausa-klausa penyusunnya  sejajar atau sederajat

kalimat penjelas: kalimat pendukung yang berisi rincian atas kalimat topik

kalimat perintah: kalimat yang mengandung intonasi dan makna perintah atau  larangan

kalimat saran: kalimat pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan  untuk dipertimbangkan

kalimat tanggapan: kalimat sambutan terhadap ucapan (kritik, komentar, dan  sebagainya)

kalimat tidak langsung: Kalimat yang mengutarakan kembali isi perkataan  pembicara dalam bentuk kalimat berita.

kalimat tunggal: kalimat yang hanya terdiri atas satu klausa

kalimat utama: kalimat penting atau kalimat topik dalam paragraf yang  menyatakan maksud dari keseluruhan paragraf

kata kunci: kata atau ungkapan yang mewakili konsep yang telah disebutkan;  kata dalam pemrograman bahasa yang menggambarkan perintah yang dikenali oleh komputer

kata dasar: kata-kata yang menjadi dasar bentukan kata yang lebih besar, misalnya jual menjadi dasar bentuk jualan kata jualan menjadi dasar bentukan kata berjualan kata sifat: kata yang menjelaskan kata benda atau kata ganti benda; adjektiva

kata tanya: kata yang dipakai sebagai penanda pertanyaan dalam kalimat tanya

karya digital: pekerjaan atau ciptaan manusia dengan pemanfaatan teknologi  informasi

KBBI Daring: singkatan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan,  artinya kamus yang bisa diakses dengan fasilitas internet

kegiatan pengayaan: kegiatan yang diberikan kepada peserta didik dengan  tingkat pemahaman yang lebih cepat sehingga pengetahuan, keterampilan, dan penguasaan mereka terhadap materi lebih mendalam

kegiatan perancah: disebut juga sebagai scaffolding, memberikan dukungan belajar secara terstruktur berupa petunjuk, peringatan, dorongan, dan contoh secara bertahap sesuai kemampuan peserta didik sehingga peserta didik dapat belajar mandiri

konjungsi: kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat; kata hubung

kreatif: memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan

kreasi: hasil daya cipta; hasil daya khayal (penyair, komponis, pelukis, dan  sebagainya)

lembar amatan: catatan yang berisi keterampilan peserta didik untuk diamati guru

membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain dengan suara nyaring dengan tujuan menarik minat baca

literasi: kemampuan untuk memahami isi teks tertulis (tersurat maupun tersirat) dan menggunakannya untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi diri, serta kemampuan untuk menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan untuk berpartisipasi dalam lingkungan sosial

literasi digital: kemampuan untuk memahami informasi berbasis komputer

majas: cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu  yang lain; kiasan

mata angin: arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur, selatan,  barat) memandu: memimpin

membaca dalam hati: membaca tanpa bersuara (tidak diucapkan)

membaca memindai: membaca teks dengan cepat untuk menemukan informasi  tertentu, misalnya angka atau nama

membaca nyaring: membaca dengan suara lantang

membaca sekilas: membaca cepat untuk mendapatkan gambaran umum tentang  makna

mengeja: melafalkan (menyebutkan) huruf-huruf satu demi satu: kita ~ kata  “dapat” dengan “d-a-p-a-t”

mesin pencari: program komputer yang menemukan informasi di internet  dengan mencari kata-kata yang diketik

menyimak: mendengarkan (memerhatikan) baik-baik apa yang diucapkan atau  dibaca orang

metafora: pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang  sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara

nonfiksi: yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya)

opini: pendapat; pikiran; pendirian

origami: seni melipat kertas dari Jepang

pantun: bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri  atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi

partisipasi: perihal turut berperan serta dalam suatu kegiatan

pengumuman: pemberitahuan

personifikasi: pengumpamaan (pelambangan) benda mati sebagai orang atau  manusia, seperti bentuk pengumpamaan alam dan rembulan menjadi saksi sumpah setia

pertanyaan panduan: teknik dalam proses belajar mengajar untuk membantu peserta didik memahami konsep pada tingkat berpikir yang lebih tinggi dan merangsang ide peserta didik dalam menyampaikan informasi secara sistematis melalui pertanyaan

peta: gambar atau lukisan pada kertas dan sebagainya yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan sebagainya

pidato: pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak

pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada di kelas

presentasi: penyajian atau pertunjukan (tentang sandiwara, film, dan sebagainya) kepada orang-orang yang diundang

proyek kelas: tugas pembelajaran yang melibatkan beberapa kegiatan untuk dilakukan seluruh peserta didik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan

relevan: kait-mengait; bersangkut paut; berguna secara langsung

ringkasan: singkatan cerita

rubrik: petunjuk resmi yang mengatur tata laksana

salindia: salah satu layar dalam presentasi (menggunakan gambar dan teks  untuk memberikan informasi) yang dibuat di komputer

saran: pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk  dipertimbangkan

simulasi: metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang  mirip dengan keadaan yang sesungguhnya

singkatan: hasil menyingkat (memendekkan), berupa huruf atau gabungan  huruf (misalnya DPR, KKN, yth, dan sebagai, dan hlm.)

sinonim: bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk bahasa  lain

surat: kertas dan sebagainya yang bertulis (berbagai-bagai isi maksudnya)

surel: surat elektronik

tabel: daftar berisi ikhtisar sejumlah (besar) data informasi, biasanya berupa  kata-kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem, urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga dapat dengan mudah disimak

tanggapan: sambutan terhadap ucapan (kritik, komentar, dan sebagainya)

tata letak: pengaturan, penempatan, dan penataan unsur grafika pada halaman  atau seluruh barang cetakan supaya yang disajikan kelihatan menarik dan mudah dibaca

teknologi informasi: penggunaan teknologi seperti komputer, elektronik, dan telekomunikasi, untuk mengolah dan mendistribusikan informasi dalam bentuk digital

teks deskripsi: teks yang melukiskan peristiwa atau perasaan sehingga pembaca seolah melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan

teks eksposisi: teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tertentu, misalnya maksud dan tujuan sesuatu

teks informatif: teks yang hanya menyajikan berita faktual tanpa komentar

teks naratif: teks yang bertujuan untuk menguraikan suatu peristiwa dan  diceritakan secara runtut

teks persuasif: teks yang bertujuan menyajikan sudut pandang dan membujuk  pembaca untuk meyakini hal tersebut

teks prosedur: teks yang memuat cara, langkah, atau urutan melakukan sesuatu  secara tepat agar tujuan tercapai dengan baik

visual: dapat dilihat dengan indra penglihatan (mata); berdasarkan penglihatan

wawancara: tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) yang  diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  CONTOH Merancang alur Tujuan Pembelajaran sd Pase C     ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (A...